Tradisi Sabung Ayam Masih Marak Jelang Bulan Puasa

raybansunglasses.ca – Kultur adu ayam dalam Bulan Ramadan di Kampung Paleh Koto VIII, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) yakni adat istiadat turun temurun bagi warga setempat.

“Perlombaan agen judi online ini diadakan tiap bulan puasa yakni puasa pertama dan kedua ,” kata warga setempat, Sartono, di Painan, diinfokan Antara.

Dia mengatakan dalam perlombaan tersebut tak dibolehkan taruhan berupa uang. Peserta yang turut yakni dari Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kecamatan Ranah Pesisir serta Kecamatan Lengayang.

“Seluruh peserta yang datang sekitar 150 orang dengan segera membawa ayam jagonya,” kata Wali Nagari Kampuang Paleh Koto VIII Painan, Rais.

Untuk turut perlombaan, ada syarat-syarat tertentu yang semestinya dipenuhi ayam-ayam petarung. “Ayam yang masuk klasifikasi untuk diadu yakni ayam trampil kampung yang taji sudah dipotong,” kata Rais.

Perlombaan itu agar dikala perlombaan tak terjadi luka pada tubuh ayam dampak taji tersebut. Perlombaan itu diadakan mulai dari pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB.

“Kultur ini sekiranya tak diadakan rasa ada yang kurang karena sudah ada semenjak zaman nenek moyang kami dulu dan semestinya diadakan,” ujar dia.

Layak dalam adat istiadat adu ayam itu akan betul-betul dihargai di lingkungan setempat.

Judi Sabung Ayam

Praktik judi sabung ayam di Pamekasan, Jawa Timur, masih marak terjadi, meski sudah menjelang bulan suci Ramadan.

“Ini cocok dengan berita dan laporan yang diberi tahu masyarakat terhadap kami, dan oleh maka, kami, akan segera bergerak melaksanakan penertiban,” kata Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Bambang Hermanto di Pamekasan.

Seluruh atensi Kapolres, kata dia, pihaknya memang diperintahkan untuk fokus melaksanakan kesibukan yang dapat meningkatkan kekhusyukan umat Islam dalam menunaikan ibadah puasa. Seluruh format penyakit masyarakat, termasuk perjudian, pencurian dan pelbagai macam melanggar hukum lainnya, menjadi perhatian Kapolres.

Praktik judi sabung ayam yang masih terjadi pada Ramadan ini, salah satunya di Desa Tanjung, Kecamatan Pegantenan. Di desa itu, praktik judi sabung ayam terjadi hampir tiap hari, hingga menjelang permulaan Ramadan ini.

Tokoh ulama Pegantenan Kiai Rawatib sebelumnya meminta agar Polres Pamekasan segera berbuat, karena kuat dugaan ada oknum petugas yang terlibat dalam kasus itu.

“Dia, hingga dikala ini, belum ada tindakan dari Mapolsek Pegantenan, meski sudah kami laporkan,” kata dia.

Dia berkeinginan Polres Pamekasan dapat mengambil alih penertiban judi sabung ayam di areanya itu, karena betul-betul membuat resah masyarakat.

Seandainya judi sabung ayam, macam penyakit masyarakat lainnya yang juga dikeluhkan masyarakat ke Mapolres Pamekasan yakni pencurian kendaraan bermotor, serta mainan petasan.

” petasan, kami sudah melaksanakan razia sebelum Ramadan terhadap penjual kembang apai yang ada di Pamekasan ini. Dan kesibukan itu, akan terus berlanjut, hingga mendekati Lebaran,” kata Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Bambang Hermanto menjelaskan.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.